Industri kertas memiliki pembangkit tenaga berbahan bakar fosil memberikan energi bagi sistem utilitas pabrik. Untuk mengurangi biaya produksi para praktisi industri melakukan daur ulang sisa bahan baku pembuatan pulp menjadi bahan bakar pembangkit tenaga utilitas pabrik.

Biomasa yang diperoleh dari dalam siklus pembuatan pulp dan kertas dapat dikembangkan menjadi pelet membuat ukurannya lebih kecil sehingga memudahkan transportasi ke unit yang lain atau bahkan pabrik pulp dan kertas lainnya. Biomasa dibuat menjadi pelet putih secara konvensional mengurangi ukuran biomasa menjadi lebih kecil dan seragam.

Baru-baru ini sebuah supplier peralatan utilitas dan mesin pabrik terkemuka eropa membuat pabrik untuk memproduksi secara khusus pelet yang mempunyai kandungan energi lebih besar daripada pelet putih yang konvensional yang dinamakan pelet hitam. "Pelet hitam itu membakar seperti batu bara...", ujar sales manajer perusahaan tersebut Mattias Erixon.