Industri pulp dan kertas mempunyai permasalahan dengan air limbah dari proses pemutihan dikenal dengan AOX. Senyawa tersebut adalah racun yang bersifat presisten, bioakumulatif, karsinogen dan beracun merupakan polutan spesifik yang berasal dari proses pemutihan (bleaching). Sehingga jika air terkontaminasi limbah pulp pada kondisi tertentu dikonsumsi manusia akan mengganggu kesehatan manusia.

Unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sangat diperlukan dalam upaya mengolah air buangan industri pulp sehingga memenuhi persyaratan baku mutu untuk dibuang ke lingkungan. Tanpa IPAL, air limbah industri pulp dan kertas uang memiliki karakteristik pencemar tinggi dapat mengganggu kondisi lingkungan setempat, karena air limbah dibuang secara langsung begitu saja.

Pengolahan anaerobik saat ini telah berkembang dan diaplikasikan di industri pulp dan kertas. Teknologi pengolahan anaerobik ini umumnya ditempatkan di awal pengolahan sebelum pengolahan aerobik terutama pada IPAL yang memiliki masalah dengan unit lumpur aktifnya.

Kombinasi pengolahan air limbah anaerobik UASB dan lumpur aktif mampu mereduksi nilai AOX dan COD air limbah bleaching sebesar sekitar 73% dan 89% dan menurunkan tingkat toksisitas air limbah bleaching, hingga menjadi tidak toksik.