Tiongkok dan India merupakan negara dengan penduduk mencapai sepertiga populasi dunia, India diprediksi akan mendekati Tiongkok sebagai negara dengan penduduk terbanyak di dunia pada tahun 2024. Dan kekuatan ekonominya diprediksi mendekati Amerika Serikat sebagai ekonomi terbesar dunia pada tahun 2030.

Tetapi India hanya menduduki negara penghasil kertas kelima di dunia (berada di atas Indonesia) dan hanya menyumbang 4 persen produksi kertas global. Sebuah publikasi menyebutkan ada tiga faktor yang menjadi penyebab India bukanlah kekuatan pulp dan kertas yang dominan seperti Tiongkok.

1. Faktor Kelambatan PDB dan kapasitas produksi
Populasi India bisa saja mendekati Tiongkok, tetapi PDB dan produksi kertas berada sepuluh tahun di belakang Tiongkok.

2. Fragmentasi Pasar
Fragmentasi ini menunjukkan fakta keadaan pasar di India. Pada saat pertumbuhan lambat dan tidak ada ada kapasitas baru yang dibangun, mungkin industri kertas di India perlu merger dan akuisisi.

3. Pabriknya relatif lebih kecil dan mesinnya lebih tua
Mesin-mesin kertas di India keadaannya lebih tua dibandingkan mesin-mesin kertas dari Tiongkok, sehingga perlu modernisasi.

Keadaan seperti ini akan menarik bagi suplier mesin kertas untuk masuk ke India, dan memodernisasi mesin-mesinnya dan mengejar Tiongkok sebagai negara penghasil kertas yang dominan di Asia.

Sumber: TAPPI - Ahead of the Curve