Industri pulp dan kertas menghasilkan limbah padat salah satunya berupa sludge yang berasal dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Komponen selulosa dalam sludge primer cukup tinggi, maka sludge primer industri pulp dan kertas memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku bioetanol.

Proses pembuatan bioetanol dari sludge primer industri kertas meliputi hidrolisis, fermentasi dan pemurnian. Hidrolisis merupakan proses pemecahan polisakarida di dalam biomasa lignoselulosa, yaitu selulosa dan hemiselulosa menjadi monomer gula. Fermentasi mengkonversi monomer gula menjadi etanol.

Peneliti melakukan percobaan sakarifikasi fermentasi semi simultan pada padatan sludge selama beberapa hari menghasilkan konsentrasi etanol sekitar 10 g/L. Hal tersebut memberikan alternatif pengelolaan limbah sludge IPAL industri kertas melalui pemanfaatan potensinya.