Pada akhir tahun 1960-an, Dr. Arne Asplund dari Swedia mengembangkan proses pembuatan pulp termomekanis, adalah pengembangan paling modern di bidang pembuatan pulp mekanis sejak invensi penggilingan kayu dengan batu pada thaun 1800-an yang lalu. Pada tahun 1999 percobaan pertama penggilingan mekanis diawali di Finlandia menggunakan permukaan yang dilapisi oleh intan berlian.

Di lihat dari sisi potensi penghematan energi dan kualitas pulp yang dihasilkan dinilai cukup baik, penggunaan teknologi ini pada skala pabrik membutuhkan pertimbangan faktor penting lainnya. Pada tahun 2010 pelanggan pertama menguji teknologi penggilingan ini dengan hasil yang cukup menjanjikan. Pada tahun yang sama inovasi ini dikomersialisasikan dan siap untuk diperlihatkan kepada dunia.

Dengan teknologi ini pengurangan konsumsi energi mencapai 300-500 kWh per ton, sama dengan penghenmatan biaya tahunan sebanyak 500.000 EURO. Pada model bisnis ini pembayaran didasarkan produksi dan penghematan nyata dimonitor dengan mudah menggunakan sistem jarak jauh pada proses penggilingan dan performa penggilingan ini.

Sumber: FORWARD No.3 Tahun 2016 hal.58-59