Air limbah pulp dan kertas bersifat sangat mencemari dan umumnya mengandung pencemar organik terlarut yang cukup tinggi. Pengolahan air limbah dengan proses lumpur aktif merupakan pengolahan biologi yang banyak digunakan karena memberikan efisiensi yang tinggi. Namun demikian proses lumpur aktif adalah proses pengolahan yang sangat sensitif, karena keberhasilan proses ini sangat tergantung pada aktivitas mikroorganisme yang dipengaruhi oleh banyak faktor lingkungan dan kondisi proses.

Proses pengolahan secara lumpur aktif pada prinsipnya memanfaatkan populasi mikroba aerobik yang hanya mampu merombak senyawa organik sederhana menjadi gas CO2 dan H2O. Pemutusan rantai kompleks lignin yang terkandung dalam air limbah industri pulp menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana akan meningkatkan proses biodegradasi aerobik dalam sistem lumpur aktif.

Salah satu sasaran dalam pengembangan bioteknologi adalah merintis pemanfaatan enzim dalam biodegradasi limbah. Pemanfaatan limbah berlignoselulosa dengan menggunakan enzim ekstraseluler yang mampu mendegradasi bahan berlignoselulosa menjadi fraksi penyusunnya dan mereduksi COD limbah industri pulp dan kertas.


Sumber: Peneliti