Sinar Mas Grup lewat PT Asia Pulp and Paper berencana memproduksi masker di dalam negeri mulai bulan April untuk memenuhi kebutuhan para tenaga medis dan pasien yang terdampak virus Corona. Sebelumnya, perusahaan tersebut masih mengimpor masker dari Cina.

Managing Director Sinar Mas Grup Gandi Sulistiyanto menjelaskan, pemberian bantuan masker dan alat kesehatan lainnya seperti rapid test kit, alat pelindung diri (APD), dan ventilator, dilakukan secara kolaboratif dengan sejumlah perusahaan konglomerat di Indonesia lainnya. Gabungan konglomerat yang menamai dirinya dengan Pengusaha Peduli NKRI tersebut tengah menggalang dana Rp 500 miliar untuk pemberian bantuan.

Hingga kini total dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 300 miliar. Dana tersebut dibelikan sejumlah alat kesehatan untuk kemudian disumbangkan. Gandi mengatakan untuk proses impor masker saat ini, perseroan dibantu dari segi perizinan oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perdagangan.

PT Asia Pulp & Paper (APP) tercatat memiliki tiga anak usaha, yakni PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk., dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Total pabrik dari ketiga perusahaan ini mencapai empat pabrik.

Adapun, Kementerian Perindustrian telah sepakat untuk mengerahkan semua industri lokal yang berpotensi mendukung pengendalian penyebaran virus Corona di Indonesia. Hal ini utamanya bagi industri tekstil untuk produksi alat perlindungan diri (APD), masker, dan industri kimia yang memproduksi hand sanitizer.

Sumber: tempo.co