Peneliti Jepang membuat inovasi membuat mobil menggunakan bahan baku pulp kayu untuk menggantikan bagian logam bahan baku pembuatan mobil. Invensi ini akan terealisasi beberapa tahun mendatang atau sekitar tahun 2030.

Inovasi ini muncul setelah ada dorongan untuk mengembangkan plastik tahan pada temperatur tinggi dan menggantikan logam sebagai bahan baku di bagian sekitar mesin kendaraan atau selain mesin, transmisi dan ban. Perubahan ini didasari oleh penggunaan material nanofiber selulosa lima kali lebih ringan dari baja dan bisa jadi lima kali lebih kuat. Tidak hanya lebih ringan dan kuat dikatakan juga dapat mengurangi biaya produksi menjadi seperlima dari biaya produksi saat ini. Demikian kata peneliti dari Universitas Kyoto, Jepang.

Karena ringan mobil kayu tersebut akan menghemat energi, Departemen Energi Amerika Serikat menyebutkan 10% reduksi berat mobil akan meningkatkan ekonomi bahan bakar sampai 8%.